Jumat, 25 April 2014

“ Hubungan Matematika & Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi“

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (softskill)
Makalah Matematika & Ilmu Alamiah Dasar
“ Hubungan Matematika & Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi“





Disusun oleh:
adithya galih .p
10513212
Kelas : 1PA08
Dosen : Sidik Lestiyono
Makalah ini dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
“Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar”
Fakultas Psikologi
Universitas Gunadarma
Depok
2014


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Hubungan Matematika & Ilmu Alamiah Dasar dengan Psikologi” tepat pada waktunya. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Matematika & Imu Alamiah Dasar dengan Psikologi, selain itu juga untuk mengetahui dan memahami tentang hubungan matematika & ilmu alamiah dasar dengan psikologi.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua, teman-teman, serta pihak-pihak yang telah memberikan semangat dan bantuan dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Penulis mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan. Untuk itu setiap pihak diharapkan dapat memberikan masukan berupa kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Sekiranya materi yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis maupun orang-orang yang membacanya.


                                                                                       
                                                                                      Depok, 4 mei 2014



                                                                                                  Penulis





BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
            Ilmu matematika adalah salah satu cabang ilmu yang paling tua yang pernah dipelajari. Berbagai macam tokoh banyak mendefinisikan tentang ilmu matematika tersebut. Hal yang paling umum adalah bahwa matematika adalah ilmu berhitung, ilmu yang berkaitan dengan angka-angka, sedangkan ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu alamiah dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Keterkaitan antara ilmu alamiah dasar dengan psikologi adalah Ilmu alamiah dasar tidak bias di lepaskan dengan ilmu social yang berarti sangat berkaitan dalam membentuk tingkah laku  manusia. Bagaimana hubungan antar sesama manusia, cara pandang dalam menentukan norma-norma kehidupan bermasyarakat. Kaidah ilmu alamiah dasar sangat lekat dengan ilmu psikologi yang sama-sama membahas tentang bagaimana pola kehidupan individu dan elemen-elemen didalamnya.
            Hubungan antara matematika & ilmu alamiah dasar dengan psikologi adalah karena psikologi merupakan ilmu terapan atau turunan maka dapat dikatakan bahwa Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar adalah sebagai acuan terbentuknya cabang Ilmu Psikologi. Matematika digunakan dalam psikologi untuk ekspresi jumlah yang sering digunakan dalam melakukan percobaan yang berdasarkan data kuantitatif, serta Matematika berpengaruh sebagai pendamping ilmu psikologi dengan menyediakan ilmu statistika yang umum digunakan pada percobaan-percobaan psikologi.
1.2 Rumusan Masalah
Apa yang dimaksud dengan psikologi?
Apa yang dimaksud dengan matematika?
Apa yang dimaksud ilmu alamiah dasar?
Apa hubungan anatara matematika & ilmu alamiah dasar dengan psikologi?


BAB II
PEMBAHASAN

II.1 Pengertian Psikologi
 Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche yaitu jiwa dan logos yang berarti kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.

II.2 Pengertian Matematika
Matematika berdasarkan etimologi berasal dari bahasa Yunani: μαθηματικά – mathēmatiká, adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari definisi-definisi yang bersesuaian. Matematika sendiri adalah ilmu murni yang merupakan ilmu yang mendasari berbagai macam ilmu lainnya, matematika diterapkan pada semua ilmu lain, baik dari ilmu yang bersifat pasti maupun tidak pasti, seperti dalam fisika untuk menghitung jarak, kecepatan, percepatan, daya, gaya, dan sebagainya. Maupun pada ilmu sastra dimana notasi jumlah digunakan sebagai ekspresi kuantitas serta digunakan pada keindahan gaya bahasa seperi sebait pantun yang harus berisi empat baris.
Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis telah menjadi kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis.
Matematika muncul pada saat menghadapi masalah-masalah rumit yang melibatkan kuantitas, struktur, ruang, atau perubahan. Mulanya masalah-masalah itu dijumpai di dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan kemudian astronomi. Empat kebutuhan ini secara kasar dapat dikaitkan dengan pembagian-pembagian kasar matematika ke dalam pengkajian besaran, struktur, ruang, dan perubahan (yakni aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis). Dalam matematika sendiri digunakan notasi-notasi sebagai perwujudan dari proses yang berjalan, sepert notasi angka dari nol hingga tak terbatas, notasi perhitungan seperti “+” atau untuk penjumlahan, “-” pengurangan, “/” pembagian, “x” perkalian, dan sebagainya.

·    II.3 Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata. Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia. Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk. Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman, Inggris, dan Amerika). Istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmu alamiah dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas ilmu mencakup semua pengetahuan ilmu alamiah dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi dalam manusia. Ilmu alamiah atau biasa disebut dengan ilmu pengetahuan (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta termasuk dimuka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah dasar hanya mengkaji konsep – konsep dan prisip – prinsip dasar yang esensial saja.
Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar meliputi:

1.        Manusia
Manusia adalah mahluk yang lemah di bandingkan mahluk lain namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan teknologi dan dengan ilmu pengetahuan manusia bisa hidup lebih baik lagi. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Patutnya syukurilah nikmat yang diberikan oleh Tuhan yang maha esa karena dengan nikmatnya kita diberikan akal untuk berfikir , membedakan yang baik dan buruk juga dapat memperoleh ilmu pengetahuan. Sifat manusia selalu tidak pernah puas , maka ketersediaan sumber daya yang terbatas tidak bersesuaian dengan keinginan manusia yang tidak terbatas . Manusia pun mempunyai keinginan rasa ingin tahu terhadap rahasia alam , selalu mencoba mencari jawaban dengan pengamatan dan penggunaan pengalaman . Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos.
2.        Mitos
Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos. Cerita – cerita pada mitos disebut legenda. Kebenaran mitos masih bersifat simpang siur karena tidak ada bukti yang otentik dan disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut (lisan) . Mitos dapat diterima karena keterbatasan pengindraan, penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus di penuhi. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yaitu kira-kira 700-600 SM . Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babiloniasetengahnyamerupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan, atau mitos. Pengetahuan ini disebut pseudo science (sains palsu). Ini adalah ilmu pengetahuan yang masih diragukan kebenarannya .
3.        Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman. Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi.
4.      Keterbatasan Ilmu Alamiah
Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah . Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusia yang menilai baik atau buruk ilmu yang digunakannya.
5.        Pembagian Ilmu Pengetahuan

a)      Ilmu pengetahuan sosial
Ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara manusia sebagai mahluk sosial . Bagaimana hubungan antara manusia dengan manusia lainnya atau mahluk lain yang terbagi atas psikologi, pendidikan, antropologi, etnologi, sejarah, ekonomi, dan sosiologi.
b)      Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu yang membahas tentang alam semesta, jagat raya dan seluruh isinya. Tentang penciptaannya dan teori-teori pengetahuan yang bersifat ilmiah yang terbagi atas fisika, kimia, dan biologi.
c)      Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
Ilmu yang membahas tentang bumi dan isinya serta antariksa yaitu ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya, terbagi atas geologi dan astronomi.

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat, hakikat, dan hidup jiwa manusia dimana psyche = jiwa dan logos =ilmu pengetahuan. Ini jelas berkaitan dengan ilmu alamiah.

Ilmu alamiah dasar tidak bisa lepas dari ilmu sosial yang berarti sangat erat kaitannya dalam membentuk tingkah laku manusia. Bagaimana hubungan antar sesame makhluk sosial, cara pandang dalam menentukan norma-norma kehidupan lingkungan bermasyarakat. Kaidah ilmu alamiah dasar sangat erat kaitannya yang sama-sama membahas tentang bagaimana pola kehidupan seseorang dan orang-orang disekelilingnya.

Seperti yang telah disebutkan di atas, ilmu alamiah dasar, jelas berkaitan dengan ilmu psikologi yaitu membahas naluri, pikiran dan perkembangan manusia dengan psikologi yang membahas bagaimana perkembangan jiwa atau naluri, pikiran manusia dengan lingkungan sekitarnya.

Secara spesifikasi saya akan membahas ilmu apa saja yang terkandung dalam ilmu alamiah dasar. Secara garis besar, yang saya ketahui setelah mempelajari mata kuliah ilmu alamiah dasar, ilmu ini terdiri dari matematika, fisika, kimia dan biologi.

Pertama, matematika adalah ilmu hitung-hitungan.
Pada saat kita mempelajari ilmu alamiah dasar, itu mencakup ilmu yang berbau exact ataupun sains. Dimana ada tentang perhitungan dan mempelajari mengenai manusia. Hitung-hitungan atau yang kita sebut dengan matematika digunakan pada semua bidang ilmu pengetahuan termasuk pada bidang ilmu psikologi. Ilmu matematika umumnya dijumpai pada psikologi saat para psikolog menhitung seberapa besar IQ seseorang. Tes IQ sangat umum dijumpai pada psikologi. Adapun cara menhitungnya mealalui rumus matematika dari ahlinya, misalnya dengan menggunakan cara pengukuran Stanford-Binner untuk menilai kecerdasan seseorang.

Kedua, hubungan ilmu kimia dan fisika terhadap psikologi.
Ilmu kimia adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang khusus mempelajari susunan dan struktur zat serta perubahannya. Secara garis besar kimia, hal ini saya kaitkan dengan Human Relationship atau hubungan manusia seperti hubungan keluarga, pertemanan, dan berpacaran. Ikatan kimia adalah daya tarik menarik antar atom yang menyebabkan suatu senyawa kimia dapat bersatu. Kekuatan daya tarik menarik ini menentukan sifat- sifat kimia dari suatu zat, dan cara ikatan kimia berubah. (James E. Brady, Kimia Universitas:Asas dan Struktur, 1999). Ini sesuai dengan konsep hubungan pada manusia, pada dasarnya manusia memiliki ikatan karena ada daya tarik menarik antara satu dengan yang lain. Mungkin kareana kebutuhan atau tuntunan sosial, dan kekuatan daya tarik itulah yang akan menentukan sifat hubungan yang terjalin. Secara tidak langsung, dalam menjalin hubungan ada kebutuhan untuk lebih stabil dan memenuhi satu sama lain. Ilmu kimia dan fisika sangat berpengaruh pada ilmu ini, bahkan ilmu kimia dan fisika memberikan cabang ilmu lain dalam dalam psikologi yaitu, psikofisika dan neurokemis perilaku. Psikofisika dianggap suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan kuantitatif antara kejadian-kejadian fisik dan kejadian-kejadian psikologi, intinya ini membahas hubungan antara stimulus dan respon. Neurokemis perilaku adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku seseorang dengan mempelajari kandungan-kandungan kimia dalam tubuh seseorang. Karena keadaan jiwa seseorang dapat dipengaruhi oleh zat kimia pada system syaraf seseorang. Seperti seseorang yang schizophrenia yang penyebabnya karena tidak seimbangnya kadar cairan(dopamine) pada otak, atau seprti anak autis disarankan mengkonsumsi obat-obatan untuk membuatnya lebih tenang. Jadi, ilmu fisika dan kimia juga memiliki peran penting dan memberikan suatu yang berarti untuk ilmu psikologi.

Ketiga, hubungan ilmu Biologi dengan ilmu Psikologi.
Sejauh mana hubungan biologi dan psikologi? Biologi mempelajari kehidupan jasmaniah manusia atau hewan, yang bila dilihat dari objek materialnya, terdapat bidang yang sama dengan psikologi, hanya saja objek nya berbeda. Objek biologi adalah kehidupan jasmani(fisik), sedangkan psikologi kehidupan rohani(jiwa). Perbedaan psikologi dan biologi antara lain : psikologi merupakan ilmu subjektif sedangkan biologi adalah ilmu objektif. Psikologi disebut ilmu subjektif karena mempelajari mengenai penginderaan dan persepsi manusia sehingga manusia dianggap sebagi subjek atau perilaku, bukan objek. Sebaliknya, biologi memepelajari manusia sebagai jasad atau objek. Jadi perbedaan selanjutnya antara psikologi dan biologi adalah psikologi mempelajari nilai-nilai yang berkembang dari persepsi subjek, sementara biologi mempelajari fakta yang dipelajari perilaku secara moral (perilaku penyasuaian diri secara menyeluruh), sementara biologi (termasuk ilmu faal) mempelajari perilaku manusia secara molekuler, yaitu mempelajari bagian-bagian dri perilaku yang berupa gerakan, reflex, proses pertumbuhan dan sebagainya. Pengaruh jasmaniah dan rohaniah terhadap perkembangan janin dalam kandungan adalah dapat dipelajari baik oleh biologi maupun psikologi. Banyak pikiran dan ketidak tentraman psikologis yang diderita si ibu akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungannya. Kekurangan vitamin atau penyakit jasmaniah yang diderita si ibu yang sedang mengandung akan memberikan efek atau dampak, baik biologis maupun psikologis si anak dalam kandungan, seperti anggota badan yang tidak normal, lemah ingatan dan lemah kecerdasan.




BAB III
PENUTUP

III.1 Simpulan
Menurut bahasa yunani kuno psikologi berasal dari kata psikey dan logos yang atinya ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Tidak hanya itu psikologi juga berkaitan dengan ilmu lain,seperti,psikologi dangan antropologi yang membahas manusia dengan budaya – budaya, psikologi dengan sosiologi yang membahas tentang masyarakat, psikologi dengan ekonomi yang membahas pertukaran barang dan jasa. Selain itu psikologi dengan matematika adalah untuk menghitung semua data kuantitatif agar lebih akurat.






DAFTAR PUSTAKA

http://ranggalanoberta.blogspot.com/2012/06/matematika-dengan-ilmu-alamiah-dasar.html, (online), diakses tanggal 16 april 2014.
http://marlina2403.wordpress.com/2011/02/27/hubungan-matematika-iad-dengan-psikologi/, (online), diakses tanggal 16 april 2014.
http://id.wikipedia.org/wiki/Matematika, (online), diakses tanggal 16 april 2014.
http://aiiazzsecret.blog.com/2010/12/13/pengertian-ilmu-alamiah-dasar-dan-bagian-bagiannya/, (online), diakses tanggal 16 april 2014.
http://nikenayunip.blogspot.com/2013/06/keterkaitan-antara-ilmu-alamiah-dasar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar